[Terms of Reference] Capacity Building on Interdisciplinary Cybersecurity Training

Maret 26, 2021 3:37 pm || By

Center for Digital Society (CfDS) merupakan sebuah pusat kajian di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada yang berfokus pada isu-isu masyarakat digital, salah satunya keamanan siber di Indonesia. Bentuk advokasi CfDS mengenai keamanan siber di Indonesia dijabarkan melalui: a) rekomendasi kebijakan bagi pemerintah, dan b) meningkatkan literasi digital untuk masyarakat umum. CfDS memiliki pengalaman bekerja sama dengan beberapa pemangku kepentingan utama di indonesia, yaitu Kementerian Komunikasi dan informatika Republik Indonesia (KOMINFO RI), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Divisi Kejahatan Siber POLRI, dan Forum Keamanan Siber Indonesia (ICSF). Bekerja  sama dengan ICFSF, CfDS juga telah menyelenggarakan acara Convention on Cyber Security 2018 dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang keamanan siber.

Menindaklanjuti kegiatan dan diskusi yang telah diselenggarakan selama ini, CfDS menemukan bahwa Indonesia saat ini sangat membutuhkan tenaga profesional berkualitas yang memahami bidang keamanan siber ini. Meskipun Indonesia mengalami digitalisasi dengan sangat pesat, risiko dan tantangan yang muncul dari digitalisasi juga perlu untuk dimitigasi. Untuk mencapai hal tersebut, CfDS menekankan pentingnya perguruan tinggi yang dapat mengembangkan kapasitasnya untuk melatih bakal pakar keamanan siber. Pakar-pakar ini diharapkan mampu menjawab tantangan terkait teknologi, serta menyadari aspek etika, hukum dan sosial dari keamanan siber.

Studi interdisipliner yang mengintegrasikan pengetahuan dan metode dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan, serta menggunakan sintesis pendekatan yang nyata menjadi penting dalam memahami keamanan siber. Sebagaimana telah dicatat, pendekatan semacam itu sangat dapat diterapkan dalam kasus pelatihan keamanan siber, yang menargetkan beragam peserta kelas dari berbagai latar belakang disiplin ilmu. Sistem kelas yang seperti ini akan memungkinkan adanya pertukaran informasi dan praktik antar disiplin ilmu yang berbeda. Peserta kelas akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Peserta dari studi ini diharapkan akan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan keamanan siber yang beraneka ragam.

Untuk mewujudkan visi tersebut, CfDS bekerja sama dengan Data Research Center (DRC) Campus Fryslan (CF), fakultas lintas disiplin Universitas Groningen, Belanda. BErsama- sama kami mengusulkan untuk membentuk sebuah mata kuliah keamanan siber interdisiplin yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadarn dan mengembangkan kapasitas mahasiswa UGM untuk memanfaatkan peluang dan menghadapi tantangan terkait keamanan siber. Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan untuk memberikan pelatihan keamanan siber kepada dosen dan peneliti UGM. Pelatihan semacam ini dirancang untuk mencakup topik-topik interdisipliner yang terkait dengan keamanan siber. Terdapat beberapa kegiatan yang termasuk dalam kerjasama ini, yaitu: a) Blended Learning Session, b) Joint Research, dan c) Living Lab Sessions.

Detail Kegiatan

Blended Learning Session I 

Topik                                     : Creating Impact in Cybersecurity

Tanggal                  : 1 April 2021

Ruang                                    : Zoom Virtual Meeting. Link ruangan akan dikirimkan ke email peserta

Bahasa Pengantar             : Bahasa Inggris

13:00 – 13:45        =  Introduction and Tour de Table

13:45 – 14:00        =  Istirahat

14:00 – 14:45        =  Curriculum Design to create Impact in Cybersecurity (Dr. Oskar Gstrein)

14:45 – 15:00        =  Diskusi

15:00 – 15:15        =  Istirahat

15:15 – 16:00        =  Engaging stakeholders to create Impact in Cybersecurity (Anno Bunnik, MA)