[SIARAN PERS] Sinergi Industri dalam Mendukung UMKM Menuju Digital | Crash Course Session Meta Bacarita UMKM

Juli 27, 2022 3:19 pm || By

Labuan Bajo, 22 Juli 2022 – Kemajuan UMKM dalam merambah ranah digital tentunya perlu didorong oleh berbagai pihak. Kolaborasi industri sangat diharapkan dalam membantu percepatan transformasi digital yang dilakukan oleh pelaku UMKM. Merespon hal tersebut Center for Digital Society (CfDS) bekerjasama dengan dukungan Meta, mengadakan acara yang bertajuk Meta Bacarita Produk Lokal: UMKM Berdaya untuk Indonesia. Acara ini merupakan salah satu rangkaian pendukung agenda Digital Economy Working Group (DEWG) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI pada perhelatan G20. Dimana kegiatan ini juga berkolaborasi Gojek, DANA, Telkomsel dan Tokopedia 

Acara ini dibuka oleh Usman Kansong selaku Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, pada kesempatan tersebut beliau memaparkan pada tahun 2021 Kemenkominfo telah memfasilitasi 20 ribu pelaku UMKM di 10 kawasan pariwisata prioritas untuk aktif berjualan di platform digital. Sedangkan, di tahun 2022 ini Kemenkominfo sedang melakukan pendampingan kepada 30 ribu UMKM sektor pengolahan di 13 kawasan prioritas Kemenkominfo. 

Di lain sisi, selaku platform media sosial, Meta juga berupaya untuk melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM melalui sosialisasi maupun pelatihan strategi bisnis dan pemanfaatan platform digital seperti Facebook, Instagram, dan Business untuk mengembangkan bisnisnya.

“Kami sangat berharap  dapat membantu UMKM untuk dapat memaksimalkan potensi bisnisnya dalam melakukan transformasi digital secara menyeluruh. Oleh karenanya pada program ini kami mengajak beberapa pelaku industri lainnya mulai dari penyedia jasa internet, fintech, dan e-commerce untuk bergabung dalam acara ini dan membagikan pengenalan maupun pelatihan strategi bisnis untuk UMKM”, tegas Karissa Agrippina Sjawaldy, selaku Manajer Kebijakan Publik Meta di Indonesia.

Presidensi G20 menjadi ruang yang sangat tepat untuk para industri berbagi ilmu kepada masyarakat utamanya di Labuan Bajo. “Melalui partisipasi langsung di DEWG ke-3, kami ingin membuka peluang lebih luas bagi mitra UMKM di seluruh Indonesia untuk lebih berdaya, adaptif, dan transformatif dalam memanfaatkan keunggulan teknologi digital terdepan yang dihadirkan Telkomsel”. tambah Vice President Area Account Management Telkomsel, Samuel Pasaribu.

Salah satu pelatihan yang diajarkan oleh industri pada kegiatan ini adalah bagaimana pelaku usaha dapat mengambangkan bisnis mereka secara mandiri melalui media digital. Pelatihan yang dibawakan oleh Andit Intasworo selaku Public Affairs Manager Gojek, berfokus kepada tips pemasaran melalui kemitraan.

“Pelaku usaha wajib untuk menjaring kesempatan dalam transformasi digital dengan aktif menjual produk atau jasanya secara daring. Caranya sangat mudah dan murah, pelaku usaha bisa berjualan di sosial media seperti Instagram, Facebook, dan Whatsapp, maupun e-commerce seperti Tokopedia atau GoFood.” ujar Andit.

Menyambung hal tersebut Public Policy and Government Relations Senior Lead Tokopedia, Kevin Tiganna Tarigan, menyampaikan, “Kami sangat mendukung pelatihan yang diadakan oleh CfDS untuk para pelaku UMKM lokal. Hal ini selaras dengan upaya Tokopedia dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, termasuk UMKM lokal, melalui solusi fintech Tokopedia guna memaksimalkan potensi bisnis daring sekaligus membantu memulihkan ekonomi nasional.”

Dengan kolaborasi yang dilakukan oleh beragam industri untuk membantu UMKM dalam mengembangkan keterampilan diri, tentunya akan berdampak baik pada akselerasi transformasi digital yang sedang diupayakan oleh pemerintah. 

“Kita patut berbangga dengan keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan digitalisasi secara inklusif, sebagai bentuk keberhasilan semua pihak mulai dari pemerintah, regulator dan pihak industri. Kami turut memberikan edukasi melalui crash course terkait optimasi penggunaan dompet digital untuk pengelolaan keuangan bagi masyarakat Labuan Bajo.” tutup Reancy Triashari, Government Relations Lead DANA.


Liputan acara dan foto-foto lainnya dapat dilihat dengan memindai QR Code berikut:

Tentang Center for Digital Society (CfDS) UGM

Center for Digital Society (CfDS) UGM adalah pusat studi yang berada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada. Melalui berbagai penelitian dan acara diskusi publik, CfDS berupaya memberikan sarana edukasi kepada masyarakat mengenai literasi dan pemanfaatan teknologi digital.